Jokbangka – #Kebakaran kembali terjadi di #kawasan #Kompleks #Perkantoran #Pemerintah #Kabupaten (#Pemkab) #BangkaBarat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Rabu, 12 Agustus 2026 sore.
Kobaran api terlihat membakar semak dan lahan kering yang berada tepat di depan Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bangka Barat.

Baca: Dua Bulan Buron, Dua Target Operasi Narkoba Toboali Akhirnya Ditangkap BNNP Babel
Kondisi tersebut membuat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Barat kembali turun ke lokasi untuk mengendalikan api.
Petugas Padamkan Api dengan Peralatan Seadanya
Upaya pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas harus berjibaku mengatasi kobaran api dengan peralatan yang tersedia di lapangan.
Karena keterbatasan armada, petugas menggunakan alat semprot rumput, dahan pohon, serta satu unit mobil pikap yang membawa tangki air dan mesin robin untuk menyemprot dan membasahi area yang terbakar.
Kondisi tersebut tidak terlepas dari terbakarnya satu-satunya mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Bangka Barat pada 12 Juli 2026 lalu.
Akibat mobil Damkar tersebut hangus terbakar, petugas tidak dapat mengandalkan armada pemadam seperti biasanya ketika terjadi kebakaran di wilayah Bangka Barat.
Kebakaran Kembali Terjadi di Lokasi yang Sama
Kebakaran kali ini juga bukan kejadian pertama di lokasi tersebut. Sehari sebelumnya, tepatnya Selasa, 11 Agustus 2026, kebakaran juga terjadi di kawasan yang sama.
Petugas menduga masih terdapat bara atau sisa api dari kejadian sebelumnya yang kemudian kembali memicu kebakaran pada Rabu sore.
Salah seorang petugas Damkar Bangka Barat menyebut area yang terbakar merupakan sisa kebakaran sebelumnya dengan luas sekitar satu hektare.
“Ini sisa kemarin, kurang lebih sekitar satu hektar,” ujar petugas tersebut.
Baca: Pekerja Babel Mei 2026 Didominasi Tamatan SD, Lulusan Perguruan Tinggi Justru Menurun
Petugas Lakukan Penyisiran dan Pembasahan
Untuk mencegah api kembali muncul dan merambat ke area lain, petugas kemudian melakukan penyisiran di sejumlah titik.
Pembasahan juga dilakukan untuk memastikan bara api yang masih tersisa benar-benar padam. Langkah tersebut penting mengingat kondisi lahan yang kering dapat membuat api kembali menyala dan berpotensi meluas.
Kebakaran lahan di sekitar Kompleks Perkantoran Pemkab Bangka Barat menjadi perhatian karena lokasinya berada dekat dengan sejumlah gedung pemerintahan.
Dengan kondisi armada Damkar yang terbatas setelah satu unit mobil pemadam terbakar pada Juli lalu, petugas harus memaksimalkan peralatan yang ada untuk menangani kejadian kebakaran.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan tantangan yang dihadapi petugas dalam menangani kebakaran lahan di tengah kondisi kering dan terbatasnya sarana pemadaman.
Baca: Yamaha XSR Tabrak Honda Scoopy di Kelapa Bangka Barat, Satu Pengendara Luka Berat
Petugas terus melakukan pemantauan serta pembasahan di lokasi guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Sumber: Wow Babel, Rabu, 12 Agustus 2026.















