Jok Bangka
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
    • Komunitas
    • Iklan Gratis
  • Berita
    • Acara
    • Bangka Belitung
      • Bangka
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Bangka Tengah
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Pangkal Pinang
    • Informasi
    • Infografis
    • Nasional
    • Internasional
  • Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Peluang Bisnis
    • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • All
    • Fashion
    • Film & Musik
    • Kuliner
    • Profil dan Biografi
    • Wisata
    Permainan Era 90-an Kembali Hidup di Simpang Lima Toboali, Yeye hingga Hula Hoop Bikin Warga Bernostalgia

    Permainan Era 90-an Kembali Hidup di Simpang Lima Toboali, Yeye hingga Hula Hoop Bikin Warga Bernostalgia

    1000 Pintu, 1000 Dulang Meriahkan Maulid Nabi dan Dibidik Masuk KEN

    1000 Pintu, 1000 Dulang Meriahkan Maulid Nabi dan Dibidik Masuk KEN

    Pakaian Khas Bangka Barat Resmi Diluncurkan Bupati Markus, Kini Jadi Identitas Daerah

    Pakaian Khas Bangka Barat Resmi Diluncurkan Bupati Markus, Kini Jadi Identitas Daerah

    5 Kuliner Khas Bangka Belitung yang Wajib Dicoba

    5 Kuliner Khas Bangka Belitung yang Wajib Dicoba

    Pedagang Kaki Lima Pangkalpinang Go Digital, Smart Kuliner Buatan UBB Siap Bantu UMKM Naik Kelas

    Pedagang Kaki Lima Pangkalpinang Go Digital, Smart Kuliner Buatan UBB Siap Bantu UMKM Naik Kelas

    Tradisi Nganggung Durian Bangka Barat 2026, 1.000 Durian Lokal Disantap Bersama Ribuan Warga Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

    Tradisi Nganggung Durian Bangka Barat 2026, 1.000 Durian Lokal Disantap Bersama Ribuan Warga Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Kasus
  • Teknologi
  • More
    • Terviral
    • Opini
    • Biodata Viral
    • Sejarah
    • Chord Lirik
    • Explore
SUBSCRIBE
PASANG IKLAN
  • Home
    • Komunitas
    • Iklan Gratis
  • Berita
    • Acara
    • Bangka Belitung
      • Bangka
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Bangka Tengah
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Pangkal Pinang
    • Informasi
    • Infografis
    • Nasional
    • Internasional
  • Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Peluang Bisnis
    • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • All
    • Fashion
    • Film & Musik
    • Kuliner
    • Profil dan Biografi
    • Wisata
    Permainan Era 90-an Kembali Hidup di Simpang Lima Toboali, Yeye hingga Hula Hoop Bikin Warga Bernostalgia

    Permainan Era 90-an Kembali Hidup di Simpang Lima Toboali, Yeye hingga Hula Hoop Bikin Warga Bernostalgia

    1000 Pintu, 1000 Dulang Meriahkan Maulid Nabi dan Dibidik Masuk KEN

    1000 Pintu, 1000 Dulang Meriahkan Maulid Nabi dan Dibidik Masuk KEN

    Pakaian Khas Bangka Barat Resmi Diluncurkan Bupati Markus, Kini Jadi Identitas Daerah

    Pakaian Khas Bangka Barat Resmi Diluncurkan Bupati Markus, Kini Jadi Identitas Daerah

    5 Kuliner Khas Bangka Belitung yang Wajib Dicoba

    5 Kuliner Khas Bangka Belitung yang Wajib Dicoba

    Pedagang Kaki Lima Pangkalpinang Go Digital, Smart Kuliner Buatan UBB Siap Bantu UMKM Naik Kelas

    Pedagang Kaki Lima Pangkalpinang Go Digital, Smart Kuliner Buatan UBB Siap Bantu UMKM Naik Kelas

    Tradisi Nganggung Durian Bangka Barat 2026, 1.000 Durian Lokal Disantap Bersama Ribuan Warga Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

    Tradisi Nganggung Durian Bangka Barat 2026, 1.000 Durian Lokal Disantap Bersama Ribuan Warga Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Kasus
  • Teknologi
  • More
    • Terviral
    • Opini
    • Biodata Viral
    • Sejarah
    • Chord Lirik
    • Explore
No Result
View All Result
Jok Bangka
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Permainan Era 90-an Kembali Hidup di Simpang Lima Toboali, Yeye hingga Hula Hoop Bikin Warga Bernostalgia

Kabar Babel by Kabar Babel
19 September 2026
Reading Time: 8 mins read
Donate
1
Permainan Era 90-an Kembali Hidup di Simpang Lima Toboali, Yeye hingga Hula Hoop Bikin Warga Bernostalgia

Permainan Era 90-an Kembali Hidup di Simpang Lima Toboali, Yeye hingga Hula Hoop Bikin Warga Bernostalgia

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram
ADVERTISEMENT

Jokbangka – #Suasana berbeda terasa di kawasan #Simpang #Lima #Toboali, #Kabupaten #BangkaSelatan, pada #Jumat (18/9/2026) malam. Gelak #tawa anak-anak hingga orang #dewasa terdengar di tengah #keramaian ketika berbagai #permainan #tradisional yang #populer pada era #1990-an kembali dimainkan.

RELATED POSTS

Legenda Batu Tudung Akek Antak di Simpang Rimba, Kisah Tudung yang Dipercaya Membatu

Jejak Prasejarah Bangka Selatan: Cadas Bukit Kepale 3.000 Tahun dan Temuan Gerabah Aik Sibut

Mengenal Sembahyang Rebut Chit Nyet Pan di Bangka Belitung, Tradisi Leluhur Penuh Makna dan Kerukunan

Bukan permainan digital maupun hiburan modern yang menjadi pusat perhatian. Malam itu, permainan sederhana seperti yeye, rujak, tepok gambar, tendang samsok, biji saga hingga hula hoop justru berhasil mengundang antusiasme masyarakat.

Permainan Era 90-an Kembali Hidup di Simpang Lima Toboali, Yeye hingga Hula Hoop Bikin Warga Bernostalgia

Baca: Oknum Guru SMKN 1 Pangkalpinang Ditangkap, Diduga Curi Laptop dan HP Siswa

Kegiatan yang digagas Komunitas Literasi Budaya dan Seni (LIBAS) tersebut seolah menjadi mesin waktu bagi masyarakat yang pernah tumbuh pada era 80-an dan 90-an. Permainan yang dahulu menjadi bagian dari keseharian anak-anak kembali hadir di ruang publik dan mempertemukan berbagai generasi.

Simpang Lima Toboali Jadi Ruang Nostalgia

Kawasan Simpang Lima Toboali malam itu tidak sekadar menjadi tempat berkumpul. Area tersebut berubah menjadi ruang nostalgia yang menghadirkan kembali kesederhanaan permainan masa lalu.

ADVERTISEMENT

Anak-anak terlihat mencoba berbagai permainan yang mungkin sebelumnya hanya mereka dengar dari cerita orang tua. Di sisi lain, sejumlah orang dewasa ikut turun bermain dan kembali merasakan suasana masa kecil.

Salah satu permainan yang cukup mencuri perhatian adalah hula hoop. Sejumlah warga mencoba mempertahankan putaran lingkaran di pinggang masing-masing. Kegagalan menjaga keseimbangan justru memancing gelak tawa para penonton.

Suasana semakin meriah ketika warga saling memberikan semangat dan ikut mencoba permainan tersebut.

Bagi generasi yang tumbuh pada era 1990-an, momen tersebut menghadirkan kenangan tersendiri. Hiburan tidak membutuhkan perangkat elektronik, koneksi internet, maupun gawai. Cukup dengan tali, karet, gambar, biji-bijian, atau benda sederhana lainnya, anak-anak sudah bisa menghabiskan waktu bersama teman-temannya.

Yeye hingga Biji Saga Kembali Dimainkan

Beragam permainan tradisional diperkenalkan dalam kegiatan tersebut. Salah satunya adalah permainan yeye, yang dikenal sebagai permainan menggunakan tali karet dan membutuhkan kelincahan serta kemampuan melompat.

Permainan lainnya seperti rujak, tepok gambar, tendang samsok atau samsuk, hingga biji saga juga turut menghidupkan suasana.

Kehadiran permainan tersebut menjadi menarik karena tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak yang kini lebih akrab dengan hiburan berbasis teknologi.

Baca: Makam Warga Balunijuk Dibongkar, Cangkul dan Karung Jadi Petunjuk Terduga Pelaku

Sejumlah sumber mengenai kegiatan ini menyebut permainan seperti yeye, rujak, kutik, hago, samso, hula hoop dan biji saga diperkenalkan kepada masyarakat. Ke depan, permainan tradisional lainnya juga diharapkan dapat ikut dihadirkan.

LIBAS Ingin Permainan Tradisional Digelar Rutin

Ketua LIBAS, Yulhaidir, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai acara nostalgia semata.

Menurutnya, permainan tradisional akan diupayakan hadir secara rutin setiap malam Sabtu di kawasan Simpang Lima Toboali.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi masyarakat untuk kembali menikmati permainan tradisional sekaligus mengenalkan kearifan lokal kepada generasi muda.

“Permainan ini akan kami gelar setiap pekan. Kita mencoba memberikan edukasi positif pada generasi muda kita dengan kearifan lokal Bangka Selatan,” ungkap Yulhaidir.

Permainan-permainan yang belum sempat dimainkan pada kegiatan perdana juga direncanakan untuk diperkenalkan pada pekan berikutnya.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga memiliki kesempatan untuk ikut bermain secara langsung.

Bukan Sekadar Nostalgia, Ada Nilai Edukasi

Kembalinya permainan tradisional ke ruang publik memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar bernostalgia.

Permainan tradisional pada umumnya melibatkan aktivitas fisik, interaksi langsung, kerja sama, serta komunikasi antarpemain.

Hal tersebut membuat anak-anak dapat belajar bersosialisasi sambil bermain. Mereka juga dapat mengenal permainan yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sebelum penggunaan gawai dan permainan digital semakin berkembang.

Kegiatan di Simpang Lima Toboali tersebut juga menjadi ruang pertemuan antara generasi tua dan generasi muda.

Orang tua dapat menceritakan pengalaman masa kecil mereka, sementara anak-anak memperoleh kesempatan untuk mencoba permainan yang mungkin belum pernah mereka kenal sebelumnya.

Pemerintah Apresiasi Pelestarian Permainan Tradisional

Inisiatif LIBAS tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

Asisten Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Bangka Selatan, Muhammad Zamroni, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang dinilai memberikan edukasi positif kepada anak-anak sekaligus memperkenalkan kearifan lokal.

Menurut Zamroni, permainan tradisional tidak hanya dapat menjadi sarana hiburan, tetapi juga mempunyai potensi dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik wisata lokal.

“Pemerintah daerah tentu sangat mendukung. Ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata lokal kita melalui kearifan permainan tradisional,” kata Zamroni.

Pandangan tersebut sejalan dengan munculnya gagasan untuk menjadikan permainan tradisional sebagai bagian dari aktivitas budaya dan pariwisata daerah.

Ketika dikemas secara menarik dan dilakukan secara berkelanjutan, permainan tradisional dapat menjadi salah satu identitas budaya yang bisa diperkenalkan kepada masyarakat dari luar Bangka Selatan.

Potensi Jadi Daya Tarik Wisata Budaya Toboali

Kegiatan permainan tradisional di Simpang Lima Toboali juga membuka peluang baru bagi pengembangan wisata berbasis budaya.

Toboali memiliki ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan masyarakat yang mengangkat kearifan lokal.

Permainan tradisional bisa menjadi atraksi yang relatif sederhana, tetapi memiliki nilai pengalaman yang kuat. Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga dapat ikut merasakan permainan yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Jika dilakukan secara konsisten, kegiatan semacam ini berpotensi menjadi agenda mingguan yang ditunggu masyarakat sekaligus menjadi salah satu pilihan aktivitas wisata keluarga.

Mengajak Anak Lepas Sejenak dari Gawai

Di tengah semakin dekatnya anak-anak dengan perangkat digital, kegiatan permainan tradisional memberikan alternatif hiburan yang lebih banyak melibatkan aktivitas fisik dan interaksi langsung.

Anak-anak dapat berlari, melompat, bergerak, tertawa, dan berkomunikasi dengan teman-temannya.

Hal sederhana tersebut menjadi salah satu pesan penting dari kegiatan yang berlangsung di Simpang Lima Toboali.

Permainan tradisional tidak harus ditempatkan sebagai sesuatu yang kuno. Dengan pengemasan yang menarik, permainan tersebut justru dapat menjadi aktivitas yang relevan bagi generasi sekarang.

Nostalgia Era 90-an yang Mempertemukan Banyak Generasi

Bagi masyarakat yang pernah menikmati masa kecil pada era 1990-an, suasana di Simpang Lima Toboali tentu menghadirkan nostalgia tersendiri.

Dahulu, permainan seperti yeye, rujak, tepok gambar, biji saga dan berbagai permainan kelompok menjadi aktivitas yang dilakukan bersama teman-teman.

Tidak ada tuntutan untuk memiliki perangkat mahal. Kreativitas dan kebersamaan menjadi modal utama untuk menciptakan keseruan.

Kini, suasana tersebut kembali terlihat di tengah kawasan Simpang Lima Toboali.

Anak-anak tertawa ketika mencoba permainan baru, sementara orang dewasa tersenyum mengenang masa kecil mereka.

Dari Kenangan Menjadi Gerakan Pelestarian Budaya

Kegiatan yang digelar LIBAS menunjukkan bahwa nostalgia dapat dikembangkan menjadi gerakan pelestarian budaya.

Permainan tradisional yang sebelumnya mulai jarang terlihat dapat kembali diperkenalkan melalui kegiatan komunitas dan ruang publik.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pelestarian budaya tidak selalu harus dilakukan melalui acara formal. Permainan sederhana yang diwariskan dari generasi ke generasi juga merupakan bagian dari kekayaan budaya yang layak dijaga.

Rencana menggelar kegiatan secara rutin setiap pekan menjadi langkah penting agar permainan tradisional tidak hanya muncul sesekali, kemudian kembali menghilang.

Dengan adanya agenda berkelanjutan, anak-anak memiliki kesempatan lebih banyak untuk mengenal dan memainkan berbagai permainan tradisional Bangka Selatan.

Baca: Tabrak Lari Jalan Arung Dalam Terungkap, Pengemudi Innova Reborn Diamankan Polres Bangka Tengah

Simpang Lima Toboali, Tempat Kenangan Lama Kembali Hidup

Di bawah cahaya lampu Simpang Lima Toboali, permainan sederhana berhasil menciptakan suasana yang hangat.

Hula hoop berputar, tali yeye dimainkan, biji saga kembali dikenal, sementara tawa anak-anak dan orang dewasa bercampur menjadi satu.

Malam itu menjadi pengingat bahwa hiburan tidak selalu harus mahal dan modern.

Kadang-kadang, permainan sederhana yang pernah menemani masa kecil justru mampu menghadirkan kebahagiaan yang sulit digantikan.

Kegiatan permainan tradisional di Simpang Lima Toboali akhirnya bukan hanya cerita tentang masa lalu. Ia menjadi upaya untuk mempertemukan generasi, mengenalkan kearifan lokal kepada anak-anak, sekaligus membuka peluang bagi permainan tradisional menjadi bagian dari wisata budaya Bangka Selatan.

Jika agenda ini terus berlangsung setiap pekan, Simpang Lima Toboali berpotensi menjadi salah satu ruang publik yang tidak hanya ramai oleh masyarakat, tetapi juga menjadi tempat hidupnya kembali berbagai permainan tradisional yang pernah populer pada era 90-an.

Tags: Bangka SelatanBiji SagaBudaya Bangka SelatanHula Hoop ToboaliKearifan Lokal Bangka SelatanLIBAS ToboaliLiterasi Budaya Dan SeniNostalgia Era 90-anNostalgia Masa KecilPermainan Anak Zaman DuluPermainan Era 90-anPermainan TradisionalPermainan Tradisional BangkaPermainan YeyeRujak Permainan TradisionalSimpang Lima ToboaliTepok GambarToboali Bangka SelatanViral ToboaliWisata Budaya Toboali
ShareTweetSendShare
Kabar Babel

Kabar Babel

Related Posts

Legenda Batu Tudung Akek Antak di Simpang Rimba, Kisah Tudung yang Dipercaya Membatu
Sejarah

Legenda Batu Tudung Akek Antak di Simpang Rimba, Kisah Tudung yang Dipercaya Membatu

9 September 2026
Jejak Prasejarah Bangka Selatan: Cadas Bukit Kepale 3.000 Tahun dan Temuan Gerabah Aik Sibut
Sejarah

Jejak Prasejarah Bangka Selatan: Cadas Bukit Kepale 3.000 Tahun dan Temuan Gerabah Aik Sibut

8 September 2026
Mengenal Sembahyang Rebut Chit Nyet Pan di Bangka Belitung, Tradisi Leluhur Penuh Makna dan Kerukunan
Budaya

Mengenal Sembahyang Rebut Chit Nyet Pan di Bangka Belitung, Tradisi Leluhur Penuh Makna dan Kerukunan

28 Agustus 2026
1000 Pintu, 1000 Dulang Meriahkan Maulid Nabi dan Dibidik Masuk KEN
Budaya

1000 Pintu, 1000 Dulang Meriahkan Maulid Nabi dan Dibidik Masuk KEN

25 Agustus 2026
Pakaian Khas Bangka Barat Resmi Diluncurkan Bupati Markus, Kini Jadi Identitas Daerah
Budaya

Pakaian Khas Bangka Barat Resmi Diluncurkan Bupati Markus, Kini Jadi Identitas Daerah

24 Agustus 2026
5 Kuliner Khas Bangka Belitung yang Wajib Dicoba
Kuliner

5 Kuliner Khas Bangka Belitung yang Wajib Dicoba

21 Agustus 2026

Iklan

Recommended Stories

Heboh Bazar Durian Cumasi Pangkalpinang Sepi Pengunjung, Wali Kota Saparudin Beri Penjelasan dan Ungkap Penyebabnya

Heboh Bazar Durian Cumasi Pangkalpinang Sepi Pengunjung, Wali Kota Saparudin Beri Penjelasan dan Ungkap Penyebabnya

7 Juli 2026
Astaman Cup: Turnamen Bulutangkis Ajang Bergengsi Bangka Belitung

Astaman Cup: Turnamen Bulutangkis Ajang Bergengsi Bangka Belitung

23 September 2025
Mantan Pacar Menolak Ajakan Pergi, Relos di Pangkalpinang Paksa Ambil Tas dan iPhone 13 Korban

Mantan Pacar Menolak Ajakan Pergi, Relos di Pangkalpinang Paksa Ambil Tas dan iPhone 13 Korban

21 Februari 2026

Popular Stories

  • Pembantu Curi Perhiasan Emas Majikan, Buser Naga Bergerak Cepat

    Pembantu Curi Perhiasan Emas Majikan, Buser Naga Bergerak Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ISB Atma Luhur Luncurkan Sistem Informasi Persediaan Barang Berbasis Web untuk CV Berlian Utama​ PANGKAL PINANG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Durian Super Tembaga Bangka: Durian Premium Harga Rp 1,5 Juta per Kg yang Menyaingi Musang King

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Perusakan Pohon Sawit di Seputaran Jalan Singkep Air Ruai Pemali Sungailiat, Pelaku Terancam Pidana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal Pawai HUT ke-81 RI di Bangka 19-20 Agustus 2026, Lengkap dengan Rute Karnaval Sungailiat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jok Bangka

Jokbangka.com merupakan layanan informasi seputar berita bangka belitung, nasional dan internasional di seluruh dunia.

Pos-pos Terbaru

  • Pria Asal Sumsel Curi RX King Warga Pemali karena Tak Punya Motor, Aksinya Terbongkar Lewat CCTV
  • Permainan Era 90-an Kembali Hidup di Simpang Lima Toboali, Yeye hingga Hula Hoop Bikin Warga Bernostalgia
  • Oknum Guru SMKN 1 Pangkalpinang Ditangkap, Diduga Curi Laptop dan HP Siswa

Kategori

  • Bangka
  • Bangka Barat
  • Bangka Belitung
  • Bangka Selatan
  • Bangka Tengah
  • Belitung
  • Belitung Timur
  • Berita
  • Bisnis
  • Bisnis Offline
  • Budaya
  • Bulutangkis
  • Core
  • Ekonomi
  • Fashion
  • Favorit
  • Film & Musik
  • Gaya Hidup
  • Internasional
  • Kasus
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesenian
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pangkal Pinang
  • Pantun
  • Peluang Usaha
  • Politik
  • Populer
  • Profil dan Biografi
  • Puisi
  • Sastra
  • Sejarah
  • Teknologi
  • Travel
  • Trending
  • Uncategorized
  • Viral
  • Wisata

RSS feed: Trading Trading

  • Kemenkeu Jaga SAL Rp200 Triliun di Perbankan hingga Juli 2027, Ini Penjelasannya
  • BEI Siapkan Saham Baru untuk Demutualisasi, Danantara Berpeluang Jadi Pemegang Saham
  • Bitcoin & Ethereum ETF Outflow US$592 Juta, Ini Penyebabnya Setelah Clarity Act Gagal di Senat

© 2025 Jok Bangka - theme by Pugur.com - Iklans.com - Tradingan.com - Terviral.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Acara
    • Berita
    • Bisnis
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Travel
    • Opini
    • Politik
    • Teknologi
    • World
  • Pasang Iklan Gratis
  • Komunitas
  • Trading
  • Terviral
  • Informasi
  • Seputar Bisnis
  • Top Bisnis

© 2025 Jok Bangka - theme by Pugur.com - Iklans.com - Tradingan.com - Terviral.id.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?