Jokbangka – #Warga #Desa #Balunijuk, #Kecamatan #Merawang, #Kabupaten #Bangka, dikejutkan dengan temuan #makam seorang #warga yang diduga #dibongkar oleh orang tidak dikenal (#OTK), #Jumat (18/9/2026) pagi.
Makam tersebut diketahui telah digali sekitar 30 sentimeter. Di lokasi, warga juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pembongkaran makam, di antaranya sebuah cangkul, kedik, dan karung.
Temuan tersebut kemudian menjadi petunjuk bagi pihak kepolisian untuk menelusuri siapa sosok yang diduga melakukan penggalian makam tersebut.

Baca: Tabrak Lari Jalan Arung Dalam Terungkap, Pengemudi Innova Reborn Diamankan Polres Bangka Tengah
Makam Habibah Ditemukan Dalam Kondisi Tergali
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang warga yang datang untuk berziarah ke Pemakaman Umum Desa Balunijuk.
Saat berada di lokasi, saksi mendapati makam Habibah binti Juleh (75) dalam kondisi berbeda dari sebelumnya. Almarhumah diketahui baru dimakamkan sekitar 13 hari sebelum kejadian.
Makam tersebut terlihat tergali dengan kedalaman sekitar 30 sentimeter. Selain itu, posisi batu nisan juga bergeser ke bagian samping.
Temuan tersebut membuat saksi segera memberitahukan kondisi makam kepada pihak keluarga almarhumah.
Keluarga kemudian bersama warga mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi makam sekaligus merapikannya kembali.
Cangkul, Kedik dan Karung Ditemukan di Area Makam
Tidak hanya menemukan makam yang telah digali, warga juga mendapati beberapa barang yang tertinggal di sekitar lokasi.
Barang tersebut berupa satu buah cangkul, kedik, dan karung.
Barang-barang tersebut kemudian diamankan warga dan menjadi salah satu petunjuk dalam proses penelusuran pihak kepolisian.
Keterangan mengenai kondisi makam dan barang yang ditemukan di lokasi selanjutnya disampaikan kepada pihak kepolisian.
Kapolres Bangka melalui Kapolsek Merawang Iptu William F Situmorang mengatakan, pihaknya menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan langsung melakukan penelusuran di lokasi.
Baca: Pria di Bangka Sandera Pacar Pakai Senjata Tajam dan Bensin, Polisi Bertindak Cepat
Polisi Telusuri Petunjuk dari Barang yang Tertinggal
Setelah mendapatkan informasi, jajaran Unit Intelkam Polsek Merawang bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas melakukan pengumpulan bahan dan keterangan atau pulbaket. Polisi juga berkoordinasi dengan perangkat Desa Balunijuk untuk mengetahui asal-usul barang yang ditemukan di sekitar makam.
Dari hasil penelusuran tersebut, cangkul dan karung yang tertinggal di lokasi diketahui oleh warga sebagai barang milik salah seorang warga setempat.
Keterangan dari warga tersebut kemudian menjadi petunjuk dalam mengungkap sosok yang diduga melakukan penggalian makam.
Polisi Sebut Dugaan Penggalian Berkaitan dengan Kondisi Terduga Pelaku
Menurut keterangan Kapolsek Merawang yang dimuat Timelines.id, hasil penelusuran sementara mengarah kepada seorang warga setempat yang disebut mengalami gangguan jiwa.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa aksi penggalian makam yang diduga dilakukan pada malam hari tersebut diduga berkaitan dengan kondisi yang dialami terduga pelaku.
Polisi juga menyebut bahwa berdasarkan penelusuran sementara, kejadian tersebut tidak mengarah pada motif mistis maupun tindak pidana lainnya.
Meski demikian, penanganan lebih lanjut tetap dilakukan dengan melibatkan perangkat desa dan pihak keluarga terduga pelaku.
Makam Kembali Dirapikan Keluarga
Sementara itu, kondisi makam Habibah binti Juleh saat ini telah diperbaiki dan dirapikan kembali oleh pihak keluarga.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Feriadi (43), anak almarhumah, sebagaimana disampaikan Kapolsek Merawang.
Keluarga bersama warga sebelumnya langsung melakukan perapian setelah mengetahui makam tersebut dalam kondisi tergali.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian warga Desa Balunijuk karena terjadi di area pemakaman umum dan menyangkut makam warga yang baru sekitar dua pekan dimakamkan.
Polisi Koordinasi dengan Pemerintah Desa dan Keluarga
Kapolsek Merawang mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan perangkat Desa Balunijuk serta keluarga terduga pelaku.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kejadian berjalan dengan baik sekaligus mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Polisi juga menekankan pentingnya menjaga situasi di tengah masyarakat agar tetap kondusif setelah munculnya kejadian yang sempat mengejutkan warga tersebut.
Dengan ditemukannya cangkul dan karung di lokasi, proses penelusuran terhadap kejadian pembongkaran makam akhirnya mendapatkan titik terang.
Baca: Dari Bangka ke China, PT TIMAH Dukung Cantabile Bawa Harmoni Melayu ke Panggung Asia
Untuk sementara, makam telah kembali dirapikan oleh keluarga, sementara pihak kepolisian bersama pemerintah desa dan keluarga terkait melakukan penanganan lebih lanjut terhadap terduga pelaku.
Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang dimuat Timelines.id pada 18 September 2026.
















