Jokbangka – #Warga #Kelurahan #Srimenanti, #Kecamatan #Sungailiat, #Kabupaten #Bangka, dibuat geger oleh aksi seorang pria yang diduga #menyandera pacarnya menggunakan #senjata #tajam. Situasi semakin mengkhawatirkan karena pria tersebut juga disebut membawa bensin saat #mengancam #korban.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (17/9/2026) dini hari. Informasi mengenai penyanderaan diterima polisi setelah seorang warga melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center 110 Polri.

Baca: Dari Bangka ke China, PT TIMAH Dukung Cantabile Bawa Harmoni Melayu ke Panggung Asia
Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan cepat oleh tim gabungan Polres Bangka. Polisi mendatangi lokasi untuk mengamankan korban sekaligus mengendalikan situasi agar tidak berkembang menjadi lebih berbahaya.
Berawal dari Cekcok Pasangan Kekasih
Berdasarkan informasi yang disampaikan Polres Bangka, kejadian tersebut diduga bermula dari cekcok mulut antara pasangan kekasih.
Perselisihan yang terjadi di Kelurahan Srimenanti itu kemudian berkembang menjadi situasi yang lebih serius. Pria tersebut diduga melakukan penyanderaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam.
Selain membawa senjata tajam, pelaku juga disebut membawa bensin dan menggunakannya dalam situasi penyanderaan serta ancaman terhadap korban.
Kondisi tersebut membuat warga yang mengetahui kejadian segera meminta bantuan kepolisian.
Warga Hubungi Call Center 110 Polri
Seorang warga setempat berinisial YN (21) yang mengetahui kejadian tersebut kemudian menghubungi Call Center 110 Polri di SPKT Polres Bangka.
Laporan masyarakat tersebut langsung ditindaklanjuti. Tim gabungan yang terdiri dari Satreskrim, Satintel, Piket Pawas/Pamapta, serta Polsek Sungailiat bergerak menuju lokasi kejadian.
Respons cepat dilakukan untuk mencegah situasi semakin membahayakan korban maupun warga di sekitar lokasi.
Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Mauldi Wasdapani mengatakan tindakan cepat dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan masyarakat.
“Pelaku menggunakan senjata tajam dan membawa bensin untuk menyandera serta mengancam korban,” kata Mauldi, mewakili Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunthe.
Menurutnya, laporan melalui Call Center 110 memungkinkan petugas segera mendatangi lokasi dan mengambil tindakan sehingga situasi dapat dikendalikan.
Polisi Sempat Lakukan Negosiasi
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi terlebih dahulu melakukan upaya negosiasi dengan pria tersebut.
Namun, upaya tersebut disebut tidak langsung berhasil karena pelaku menolak.
Situasi kemudian semakin genting. Polisi akhirnya mengeluarkan tembakan peringatan untuk mengendalikan keadaan dan membuat pelaku menghentikan tindakannya.
Langkah tersebut membuat pelaku lengah. Polisi kemudian berhasil mengamankan korban terlebih dahulu sebelum akhirnya meringkus pelaku.
Baca: Pelaku Curanmor di Toboali Ditangkap, Motor Dipreteli dan Plat Nomor Dibuang ke Hutan
Korban Berhasil Diamankan
Setelah korban berhasil dievakuasi dari situasi berbahaya, petugas melanjutkan tindakan terhadap pelaku.
Pria tersebut akhirnya berhasil diamankan polisi. Barang bukti yang dibawanya juga turut diamankan oleh petugas.
Dengan tindakan cepat tersebut, situasi penyanderaan akhirnya dapat dihentikan dan korban berhasil diselamatkan.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam segera melaporkan kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan melalui layanan kepolisian.
Polisi Imbau Warga Segera Melapor
Kasus penyanderaan di Srimenanti, Sungailiat, ini menjadi perhatian karena melibatkan senjata tajam dan ancaman terhadap keselamatan seseorang.
Polisi mengandalkan laporan masyarakat untuk dapat merespons kejadian darurat secara cepat. Dalam kasus ini, laporan melalui Call Center 110 menjadi awal dari tindakan petugas hingga korban berhasil diamankan.
Masyarakat yang mengetahui adanya situasi yang mengancam keselamatan diharapkan tidak mengambil tindakan sendiri. Pelaporan kepada pihak berwenang dapat membantu petugas mengambil langkah yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Baca: Pendapatan Daerah Babel Tembus Rp5,15 Triliun per September 2026, Transfer Pusat Masih Dominan
Hingga informasi yang dimuat Timelines.id, pelaku telah berhasil diamankan bersama barang bukti. Peristiwa tersebut sebelumnya diduga bermula dari perselisihan antara pasangan kekasih di Kelurahan Srimenanti, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.
















