Jokbangka – #Kecelakaan #maut terjadi di #Jalan Raya #Desa #Jeriji, #Kecamatan #Toboali, #Kabupaten #BangkaSelatan, #Kepulauan #BangkaBelitung, #Jumat (4/9/2026) sore.
Insiden yang melibatkan dua kendaraan roda empat tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masing-masing Honda HR-V dengan nomor polisi BN 1671 VA dan Nissan Grand Livina bernomor polisi BN 1918 RA.

Baca: Kakek Tiri di Pangkalpinang Ditangkap, Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur 4 Kali
Polisi Bergerak Cepat ke Lokasi Kecelakaan
Begitu menerima informasi kecelakaan, jajaran Satlantas Polres Bangka Selatan langsung menuju lokasi kejadian.
Petugas melakukan sejumlah tindakan awal, mulai dari mengamankan arus lalu lintas, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga mengevakuasi para korban ke RSUD Bangka Selatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan yang melaju dari arah Koba menuju Toboali dan kendaraan dari arah berlawanan.
Diduga Akibat Microsleep
Dari hasil penanganan awal, polisi menduga salah satu kendaraan mengalami kehilangan kendali setelah pengemudinya mengalami microsleep atau tertidur singkat tanpa disadari saat mengemudi.
Kondisi tersebut diduga membuat kendaraan keluar dari jalurnya hingga berpindah ke jalur berlawanan dan kemudian bertabrakan dengan kendaraan lain.
“ Kecelakaan ganda ini melibatkan kendaraan dari arah Koba menuju Toboali dan kendaraan dari arah berlawanan. Salah satu kendaraan diduga hilang kendali akibat pengemudi mengalami microsleep hingga berpindah jalur dan berbenturan dengan kendaraan lain di lajurnya,” jelas Agus, Sabtu (5/9/2026).
Benturan keras tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Sementara beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan.
Tiga Orang Meninggal Dunia
Korban kecelakaan langsung dievakuasi oleh petugas ke RSUD Bangka Selatan.
Selain mengevakuasi korban, polisi juga mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan.
Kesiapsiagaan personel Polres Bangka Selatan di lokasi turut membantu mempercepat proses evakuasi sekaligus mengamankan lokasi kejadian agar tidak menimbulkan gangguan lalu lintas yang lebih besar.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Pasti
Meski dugaan awal mengarah pada microsleep, polisi menegaskan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.
Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Selatan bekerja sama dengan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk melakukan olah TKP lanjutan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui secara lebih detail rangkaian kejadian, posisi kendaraan, kondisi jalan, serta faktor lain yang mungkin berkaitan dengan kecelakaan.
“Guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut, Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Selatan bekerja sama dengan Tim TAA Ditlantas Polda Kep. Bangka Belitung untuk melakukan olah TKP lanjutan. Saat ini, penanganan perkara dan proses penyelidikan mendalam masih terus berjalan di bawah koordinasi pihak kepolisian,” kata Agus.
Polisi Imbau Pengendara Waspadai Microsleep
Baca: Polres Bangka Tangkap Pengedar Sabu di Desa Kace, 11 Paket Seberat 2,8 Gram Disita
Kecelakaan di Jalan Raya Desa Jeriji tersebut kembali menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan.
Microsleep dapat terjadi ketika seseorang mengalami kelelahan berat atau kurang tidur. Kondisi tersebut dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran selama beberapa detik tanpa menyadarinya.
Dalam situasi berkendara, kehilangan konsentrasi meski hanya sesaat dapat berakibat fatal, terutama ketika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi atau berada di jalan yang ramai.
Karena itu, pengemudi disarankan memastikan kondisi tubuh benar-benar fit sebelum berkendara. Jika mulai mengantuk atau sulit berkonsentrasi, sebaiknya segera mencari tempat aman untuk beristirahat.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Kecelakaan maut di Desa Jeriji kini masih ditangani aparat kepolisian. Olah TKP lanjutan dan analisis kecelakaan akan dilakukan untuk memastikan penyebab serta kronologi lengkap insiden tersebut.
Polisi juga masih mendalami seluruh fakta dan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
Baca: Polisi Gadungan Ditangkap Usai Tipu IRT di Penyak, Modus Mengaku Anggota Polisi untuk Minta Uang
Dengan demikian, dugaan microsleep saat ini merupakan penyebab awal yang disampaikan kepolisian dan belum menjadi kesimpulan akhir penyelidikan.
Kecelakaan yang menewaskan tiga orang ini menjadi perhatian masyarakat Bangka Selatan sekaligus mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara ketika mengantuk atau kelelahan.
















