Jokbangka – #BANGKA TENGAH – #Misteri #kematian #seorang #pria di #kawasan #tambang #timah #ilegal #Sarang #Ikan, #Kecamatan #Lubuk Besar, mulai menemukan titik terang. Fakta terbaru terungkap setelah polisi melakukan pendalaman terhadap saksi kunci di lokasi kejadian.
Baca juga: Teh Tayu Jebus Resmi Kantongi Sertifikat IG, Warisan Tradisional Bangka Barat Siap Mendunia

Korban diketahui merupakan warga Desa Nibung berinisial EY (36), yang sebelumnya ditemukan meninggal dunia di area tambang pada Jumat malam (17/4/2026).
Awalnya, beredar informasi simpang siur terkait penyebab kematian korban. Bahkan sempat muncul dugaan korban terjatuh dari pohon saat mencari sinyal telepon. Namun, hasil penyelidikan terbaru membantah kabar tersebut.
Kronologi Kejadian Terungkap
Kapolres Bangka Tengah, AKBP I Gede Nyoman Bratasena, mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, saksi akhirnya mengubah keterangannya.
Baca jugA: Warga Airgegas Bangka Selatan Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing di Sungai Nyirih
Saksi mengakui bahwa dirinya bersama korban diduga hendak melakukan pencurian pipa tambang berdiameter 12 inci di lokasi tersebut.
Peristiwa tragis itu terjadi saat korban dan saksi mencoba menggeser pipa untuk dimuat ke dalam kendaraan pick up.
“Korban diduga terpeleset dan tertimpa pipa, dengan ujung besi mengenai bagian kepala,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan sempat mengeluarkan darah dari mulut dan telinga sebelum akhirnya meninggal dunia di lokasi.
Hasil Visum dan Barang Bukti
Dari hasil visum luar, ditemukan adanya luka di bagian kepala korban, termasuk benjolan serta luka sobek di belakang telinga.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya:
- Kendaraan pick up
- Pipa sepanjang kurang lebih 6 meter
- Senter
- Pakaian korban
Selain itu, beberapa saksi tambahan juga telah dimintai keterangan guna memperkuat kronologi peristiwa.
Keluarga Tolak Autopsi
Dalam perkembangan kasus ini, pihak keluarga korban diketahui menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.
Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan seluruh rangkaian kejadian secara menyeluruh.
Imbauan Kepolisian
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas ilegal yang berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.
Aktivitas seperti pencurian di area tambang ilegal dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Bukit Layang Cup 2026: Lomba Mancing Udang Galah Berhadiah Jutaan Rupiah Resmi Dibuka
Kesimpulan
Kasus kematian pria di Sarang Ikan Bangka Tengah yang sempat menjadi misteri akhirnya mulai terungkap. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan, korban diduga meninggal akibat tertimpa pipa saat hendak melakukan pencurian di lokasi tambang ilegal.
Namun, penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa tragis tersebut.
















