Jokbangka – #Peristiwa #tragis #menimpa #seorang #penambang timah di #Sungai Batu Rusa, #Kabupaten #Bangka, #Kepulauan #Bangka #Belitung. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang saat bekerja di area pertambangan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga diterkam seekor buaya berukuran sekitar enam meter.

Baca: Baru Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap Polisi Usai Mencuri Handphone di Bangka
Insiden tersebut memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan Tim SAR Gabungan, Basarnas Pangkalpinang, BPBD, aparat kepolisian, TNI, serta warga sekitar. Proses pencarian berlangsung cukup dramatis karena buaya yang diduga menyerang korban beberapa kali masih terlihat membawa tubuh korban di permukaan sungai.
Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis
Tim SAR mengungkapkan bahwa saat korban ditemukan, jasadnya masih berada dalam gigitan buaya. Kondisi tersebut membuat petugas tidak dapat langsung melakukan evakuasi karena harus memastikan keselamatan seluruh personel yang berada di lokasi.
Petugas kemudian menggunakan berbagai cara untuk membuat buaya melepaskan gigitannya. Setelah beberapa saat, tubuh korban akhirnya terlepas sehingga tim dapat segera melakukan evakuasi menggunakan peralatan yang telah disiapkan.
Dalam proses tersebut, petugas bahkan memanfaatkan penjepit khusus agar proses pengambilan jenazah dapat dilakukan dengan aman tanpa mendekati satwa liar secara langsung. Upaya ini dilakukan mengingat buaya masih berada di sekitar lokasi dan berpotensi kembali menyerang.
Korban Ditemukan Sekitar Dua Kilometer dari Lokasi Kejadian
Setelah berhasil dievakuasi, korban diketahui ditemukan mengapung sekitar dua kilometer dari titik awal dilaporkan hilang. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka robek yang diduga kuat merupakan bekas gigitan buaya, terutama di bagian bawah ketiak dan perut.
Jenazah kemudian dibawa menuju rumah sakit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Komandan Tim Basarnas Pangkalpinang menyatakan bahwa seluruh proses evakuasi berjalan dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan.
Kronologi Kejadian
Korban diketahui sedang melakukan aktivitas memindahkan ponton tambang timah apung di kawasan Sungai Batu Rusa pada Minggu malam. Saat bekerja di perairan tersebut, korban diduga tiba-tiba diserang buaya hingga terseret ke dalam sungai.
Rekan-rekan korban yang berada di lokasi segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Operasi pencarian pun langsung dilakukan sejak malam hari dengan melibatkan penyisiran sungai menggunakan perahu serta pemantauan dari berbagai titik hingga korban akhirnya ditemukan keesokan harinya.
Warga Diimbau Lebih Waspada
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan Sungai Batu Rusa dan wilayah perairan lain di Bangka Belitung agar meningkatkan kewaspadaan. Kawasan tersebut diketahui merupakan habitat alami buaya sehingga aktivitas penambangan maupun pekerjaan lain di sekitar sungai memiliki risiko tinggi apabila tidak memperhatikan faktor keselamatan.
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di tepian sungai pada malam hari serta segera melaporkan apabila melihat kemunculan buaya di sekitar lokasi permukiman maupun area pertambangan.
















