Jokbangka – #Musibah #kebakaran #kembali #mengguncang #Kabupaten #Bangka Selatan. Seorang perempuan bernama Cici harus menerima kenyataan pahit setelah seluruh harta bendanya hangus dilalap api hanya sekitar 30 menit setelah ia berangkat bekerja.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan rumah kontrakan di Toboali, Bangka Selatan, yang menghanguskan sedikitnya empat unit rumah kontrakan dalam waktu singkat. Kobaran api yang cepat membesar membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Menurut informasi yang dihimpun, Cici baru saja meninggalkan rumah untuk berangkat bekerja ketika kebakaran terjadi. Saat menerima kabar dari warga, ia langsung kembali ke lokasi. Namun sesampainya di tempat kejadian, rumah kontrakan yang ditempatinya sudah dilalap api hingga rata dengan tanah.
Seluruh perabotan rumah tangga, pakaian, dokumen penting, serta barang-barang berharga miliknya tidak berhasil diselamatkan. Dalam hitungan menit, seluruh hasil jerih payah yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun lenyap akibat amukan si jago merah.
Api Cepat Membesar
Warga sekitar mengaku sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun, material bangunan yang mudah terbakar serta kondisi api yang terus membesar membuat kobaran cepat merambat ke rumah kontrakan lainnya.
Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan api setelah melakukan proses pemadaman selama beberapa waktu sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Korban Kehilangan Seluruh Harta Benda
Bagi Cici, musibah tersebut menjadi cobaan yang sangat berat. Dalam waktu kurang dari satu jam sejak meninggalkan rumah untuk bekerja, ia kehilangan tempat tinggal beserta seluruh isi rumah yang dimilikinya.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dan rumah kontrakan yang berdempetan. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik serta penggunaan peralatan elektronik secara aman menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.
Hingga berita ini ditulis, pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap kerugian para korban sekaligus menyelidiki penyebab pasti munculnya api yang menghanguskan empat unit rumah kontrakan tersebut.
















