Jokbangka – #BANGKA BARAT – #Tim #gabungan #kembali #menemukan #belasan #unit #Tambang #Inkonvensional (TI) #Apung #atau #ponton #tambang timah saat melakukan patroli dan penertiban di wilayah perairan Kabupaten Bangka Barat. Temuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam menjaga ketertiban serta menekan aktivitas penambangan timah tanpa izin yang masih kerap ditemukan di sejumlah kawasan perairan.
Kegiatan penertiban dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, serta instansi terkait. Saat menyisir lokasi yang menjadi perhatian, petugas menemukan belasan ponton TI Apung yang berada di kawasan perairan. Namun, pada saat pemeriksaan berlangsung, tidak ditemukan aktivitas penambangan yang sedang berjalan.
Pengawasan Terus Dilakukan
Keberadaan ponton-ponton tersebut tetap menjadi perhatian aparat karena lokasi yang digunakan kerap dikaitkan dengan aktivitas penambangan timah yang berpotensi melanggar aturan. Tim gabungan menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan patroli rutin guna memastikan kawasan tersebut tetap aman dan tidak digunakan untuk aktivitas tambang ilegal.
Petugas juga memberikan imbauan kepada para pemilik ponton agar tidak melakukan aktivitas penambangan di wilayah yang tidak memiliki izin atau berada di luar kawasan yang diperbolehkan untuk kegiatan pertambangan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan sekaligus menjaga keamanan masyarakat sekitar.
Tambang Ilegal Dinilai Merugikan Lingkungan
Aktivitas tambang timah ilegal selama ini menjadi perhatian berbagai pihak karena dinilai dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Selain berpotensi merusak ekosistem perairan, kegiatan tanpa izin juga dapat memicu konflik sosial dan mengganggu aktivitas masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan maupun pariwisata.
Di sejumlah wilayah Bangka Belitung, aparat penegak hukum telah berulang kali melakukan penertiban terhadap ponton maupun peralatan tambang ilegal. Bahkan dalam beberapa operasi sebelumnya, sejumlah ponton ditarik, diamankan, hingga dimusnahkan sebagai bentuk tindakan tegas terhadap pelanggaran hukum di sektor pertambangan.
Komitmen Menjaga Kawasan Perairan
Tim gabungan menegaskan bahwa pengawasan akan terus ditingkatkan demi menjaga kawasan perairan dari aktivitas tambang ilegal. Masyarakat juga diimbau untuk ikut berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan kegiatan penambangan tanpa izin yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu ketertiban umum.
Baca: Pesta Duren Kelekak Bukit Senja Experience 2026: Wisata Durian, Aik Biru, Camping, dan Petualangan Alam Terbaik di Bangka
Dengan ditemukannya belasan ponton TI Apung tersebut, aparat berharap para pelaku dapat mematuhi aturan yang berlaku dan tidak lagi melakukan aktivitas pertambangan di kawasan yang tidak memiliki legalitas. Penertiban secara berkala akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan wilayah perairan Bangka Barat.















