Jokbangka – #Kasus #penikaman terjadi di #kawasan #Tugu #Durian, Jalan #Sudirman, #Kelurahan #Sungai #Baru, #Kecamatan #Mentok, #Kabupaten #BangkaBarat, #Provinsi #Kepulauan #BangkaBelitung. Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 27 September 2026 dini hari tersebut kini dalam penanganan polisi.
Polres Bangka Barat telah mengamankan seorang pemuda berinisial MRA yang diketahui masih berstatus pelajar. Ia diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan terkait dugaan penikaman terhadap seorang pria di kawasan Tugu Durian.

Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, membenarkan bahwa Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka Barat telah mengamankan MRA. Namun, pemeriksaan terhadap terduga pelaku belum dapat dilakukan secara maksimal karena yang bersangkutan juga membutuhkan penanganan medis.
BAca: Baru Bebas Sebulan, Residivis di Bangka Barat Ditangkap Tim Meriam Usai Rampok HP Warga
Penikaman Terjadi Dini Hari
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu dini hari, 27 September 2026. Informasi mengenai kejadian kemudian diterima pihak keluarga korban sekitar pukul 02.30 WIB.
Saat itu, keluarga mendapatkan kabar bahwa korban telah dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka tusuk.
Sekitar pukul 03.00 WIB, keluarga korban mendatangi RSUD Sejiran Setason. Di rumah sakit, korban diketahui tengah mendapatkan penanganan dari tim medis dalam kondisi mengalami luka akibat penusukan.
Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Bangka Barat. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/63/IX/2026/SPKT/POLRES BANGKA BARAT/POLDA BANGKA BELITUNG.
Polisi Langsung Melakukan Penyelidikan
Setelah menerima laporan, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka Barat melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi memperoleh informasi bahwa MRA berada di Puskesmas Mentok.
Petugas kemudian mendatangi lokasi tersebut dan melakukan pemeriksaan awal terhadap MRA.
Menurut keterangan Iptu Yos Sudarso, dalam pemeriksaan awal tersebut MRA mengakui telah melakukan penikaman sebanyak satu kali. Meski demikian, proses pemeriksaan lebih lanjut masih menunggu kondisi MRA memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.
Terduga Pelaku Juga Mendapat Perawatan Medis
Setelah diamankan, MRA ternyata juga membutuhkan penanganan medis. Ia kemudian dirujuk dari Puskesmas Mentok ke Rumah Sakit PT Timah Bangka Barat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kondisi tersebut membuat penyidik belum dapat melakukan pemeriksaan secara maksimal terhadap terduga pelaku.
Polisi menyampaikan bahwa pemeriksaan lanjutan akan dilakukan setelah kondisi MRA memungkinkan. Setelah itu, penyidik akan berkoordinasi untuk menentukan langkah hukum berikutnya.
Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Dalam penanganan kasus tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan kejadian.
Barang bukti yang disebutkan polisi antara lain satu buah aksesori pakaian serta satu lembar hoodie lengan panjang berwarna abu-abu.
Barang-barang tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk membantu mengungkap rangkaian kejadian penikaman di kawasan Tugu Durian Mentok.
Motif Penikaman Masih Didalami
Hingga Rabu, 30 September 2026, polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Motif di balik dugaan penikaman juga belum disampaikan secara lengkap karena pemeriksaan terhadap MRA masih menunggu kondisi medisnya.
Polisi masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui secara lebih jelas kronologi, latar belakang kejadian, serta hubungan antara korban dan terduga pelaku.
Karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan, status MRA dalam pemberitaan ini disebut sebagai terduga pelaku.
Kasus Ditangani Polres Bangka Barat
Kasus penikaman di kawasan Tugu Durian ini menjadi perhatian setelah korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat luka tusuk.
Polres Bangka Barat memastikan penanganan perkara terus dilakukan. Setelah pemeriksaan terhadap terduga pelaku dapat dilaksanakan secara maksimal, penyidik akan menentukan proses hukum selanjutnya sesuai hasil penyidikan.
Baca: Pabrik CPO di Tumbak Petar Belum Berizin, Markus Turunkan Tim Gabungan Cek Land Clearing 30 Hektare
Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyimpulkan perkara sebelum seluruh proses penyelidikan dan pemeriksaan selesai dilakukan.
Perkembangan terbaru mengenai kasus penikaman di Tugu Durian Bangka Barat akan bergantung pada hasil pemeriksaan polisi terhadap korban, terduga pelaku, saksi, serta barang bukti yang telah diamankan.
















