#Jokbangka – – #Warga #Desa #Lassar, #Kecamatan #Membalong, #Kabupaten #Belitung, dikejutkan dengan #penemuan seorang lanjut usia (#lansia) yang #ditemukan tidak #bernyawa di dalam #sumur atau galian di #belakang rumahnya, Selasa (18/8/2026).
Korban diketahui bernama Yusin (82). Ia diduga telah terjatuh ke dalam sumur tersebut sejak lebih dari dua hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga pada Selasa pagi.

Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian diterima Unit Siaga SAR (USS) Tanjung Pandan dari perangkat Desa Lassar. Laporan itu menyebutkan adanya warga yang mengalami kondisi membahayakan setelah terjatuh ke dalam sumur atau galian.
Baca: Pelaku Penganiayaan dan Percobaan Pemerkosaan Mahasiswi di Toboali Berhasil Diringkus Polisi
Koordinator USS Tanjung Pandan, Fernandus Nadapdap, membenarkan adanya laporan tersebut.
Menurut informasi awal yang diterima petugas, Yusin diperkirakan sudah berada di dalam sumur selama lebih dari dua hari sebelum keberadaannya diketahui.
“Unit Siaga SAR Tanjung Pandan menerima info dari Pemerintah Desa Lassar, Kecamatan Membalong bahwa ada salah satu warganya atas nama Bapak Yusin (82) yang terjatuh ke dalam sumur atau galian,” ujar Fernandus.
Tim SAR Langsung Bergerak ke Lokasi
Setelah mendapatkan laporan, tim USS Tanjung Pandan segera menuju lokasi kejadian di Desa Lassar. Sebanyak lima personel rescuer diterjunkan untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban.
Setibanya di lokasi, petugas tidak langsung masuk ke dalam sumur. Tim terlebih dahulu melakukan asesmen terhadap kondisi lokasi untuk memastikan proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.
Salah satu hal yang menjadi perhatian petugas adalah kemungkinan adanya gas beracun atau gas berbahaya di dalam sumur.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan kondisi udara di dalam sumur. Setelah dinyatakan aman, tim SAR gabungan menyiapkan sistem evakuasi untuk menurunkan rescuer sekaligus mengangkat korban.
Korban Berhasil Dievakuasi dalam Waktu Sekitar 30 Menit
Setelah seluruh persiapan dilakukan, proses evakuasi Yusin akhirnya dilaksanakan.
Tim SAR menggunakan sistem lowering untuk menurunkan rescuer ke dalam sumur dan sistem lifting untuk mengangkat korban ke permukaan.
Proses evakuasi berlangsung sekitar setengah jam. Namun, setelah berhasil diangkat, Yusin dinyatakan telah meninggal dunia.
“Kurang lebih 30 menit, rescuer berhasil melakukan evakuasi dan korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Dr. H. Marsidi Judono,” kata Fernandus.
Baca: Penyelundupan 7 Ton Pasir Timah di Pantai Teluk Gembira Belitung Terbongkar, 176 Karung Diamankan
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Dr. H. Marsidi Judono untuk penanganan lebih lanjut.
Diduga Terjatuh Sejak Dua Hari Sebelumnya
Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas SAR, Yusin diduga telah terperosok ke dalam sumur atau galian tersebut selama lebih dari dua hari.
Keberadaan korban baru diketahui warga pada Selasa pagi. Hingga proses evakuasi dilakukan, petugas memastikan terlebih dahulu kondisi lingkungan di dalam sumur demi keselamatan seluruh personel yang terlibat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, turut menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa Yusin dan keluarga.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi korban.
Baca: Pembantu Curi Perhiasan Emas Majikan, Buser Naga Bergerak Cepat
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga Desa Lassar, khususnya terkait keberadaan sumur atau galian yang berada di sekitar permukiman. Keamanan lokasi yang memiliki lubang atau sumur tua perlu diperhatikan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Sumber: Wow Babel, 18 Agustus 2026.















