Jokbangka – #BANGKA BARAT – #Pembangunan #Dermaga II #Pelabuhan #Tanjung #Kalian di #Muntok, #Kabupaten #Bangka #Barat, #resmi #memasuki #tahap groundbreaking atau peletakan batu pertama. Proyek strategis yang telah lama dinantikan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas antara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Sumatera melalui jalur penyeberangan laut.
Keberadaan Dermaga II di Pelabuhan Tanjung Kalian diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang selama ini terjadi pada layanan penyeberangan Bangka–Sumatera, terutama saat musim libur panjang, hari raya keagamaan, hingga puncak arus kendaraan yang menyebabkan antrean panjang di pelabuhan.
Tingkatkan Kapasitas dan Pelayanan Penyeberangan
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka menargetkan pembangunan Dermaga II sebagai solusi untuk meningkatkan kapasitas pelayanan pelabuhan sekaligus memperlancar arus transportasi laut yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi barang antara Pulau Bangka dan Sumatera Selatan.
General Manager ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo Upandika, menyampaikan bahwa proyek pembangunan ini merupakan program yang telah direncanakan sejak lama dan akhirnya dapat direalisasikan pada tahun 2026. Pengerjaan proyek diperkirakan berlangsung selama sekitar delapan bulan dan ditargetkan selesai pada akhir tahun sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan Natal dan Tahun Baru 2027.
Menurutnya, keberadaan dermaga baru akan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengaturan jadwal kapal, mempercepat proses bongkar muat kendaraan, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jasa penyeberangan.
Perkuat Konektivitas Bangka Belitung dan Sumatera
Pelabuhan Tanjung Kalian merupakan salah satu gerbang utama transportasi laut yang menghubungkan Pulau Bangka dengan Pelabuhan Tanjung Api-Api di Sumatera Selatan. Jalur ini memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat, perdagangan, hingga distribusi logistik antarwilayah.
Dengan hadirnya Dermaga II, kapasitas operasional pelabuhan diperkirakan meningkat secara signifikan. Hal ini akan memperlancar arus barang dan jasa yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi Bangka Belitung sebagai wilayah strategis di kawasan Sumatera bagian selatan.
Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Pembangunan infrastruktur pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi. Dengan semakin lancarnya konektivitas laut, peluang investasi di berbagai sektor seperti perdagangan, industri, pariwisata, dan logistik diprediksi akan semakin terbuka lebar.
Dukungan terhadap pembangunan Dermaga II juga datang dari berbagai pihak karena dinilai mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bangka Barat maupun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara keseluruhan. Proyek ini diyakini akan memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan efisiensi transportasi antarwilayah.
Operasional Penyeberangan Tetap Berjalan Normal
Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap aktivitas penyeberangan selama proses pembangunan berlangsung. ASDP memastikan operasional Pelabuhan Tanjung Kalian tetap berjalan normal karena sebagian besar pekerjaan konstruksi dilakukan dari sisi laut sehingga tidak mengganggu aktivitas kendaraan maupun penumpang di area pelabuhan.
Dengan dimulainya pembangunan Dermaga II Tanjung Kalian, Bangka Belitung semakin menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur transportasi laut yang modern, efisien, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di masa mendatang.
















