Jokbangka – #Nasib #nahas dialami #Randi, #pemuda #berusia 18 tahun asal #Desa #Mancung, #Kecamatan #Kelapa, #Kabupaten #BangkaBarat, #Provinsi #Kepulauan #BangkaBelitung. Saat sedang asyik #memancing di kawasan sungai dekat persawahan Desa Mancung, tangannya tiba-tiba disambar seekor buaya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam, 25 Agustus 2026. Randi diketahui sedang memancing bersama rekannya di kawasan Sawah Mancung ketika reptil tersebut secara tiba-tiba menyerang.

Baca: Kenali Modus Penipuan Di Indonesia Yang Masih Sering Terjadi
Menurut informasi yang disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Barat, Safrizal, buaya tersebut menyambar tangan kanan korban. Beruntung, Randi berhasil melepaskan diri dari gigitan buaya tersebut.
Tangan Korban Mengalami Luka Serius
Serangan buaya itu menyebabkan Randi mengalami luka robek cukup parah pada bagian tangan. Selain luka akibat gigitan, korban juga dilaporkan mengalami patah tulang sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Setelah berhasil menyelamatkan diri, Randi langsung dibawa ke Puskesmas Kelapa untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, karena kondisi luka cukup serius, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Kota Pangkalpinang.
Informasi lanjutan dari pihak kepolisian menyebutkan korban akhirnya mendapatkan perawatan di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.
Diserang Saat Sedang Memancing
Peristiwa bermula ketika Randi bersama rekannya, Marwan, berada di kawasan muara Desa Mancung untuk memancing.
Dalam kejadian tersebut, buaya tiba-tiba menerkam Randi dan menyeretnya ke dalam air. Korban kemudian berusaha melakukan perlawanan sambil berteriak meminta pertolongan kepada rekannya.
Mendengar teriakan tersebut, Marwan langsung memberikan pertolongan. Ia bahkan turun ke air dan menarik korban menuju tepian muara hingga akhirnya Randi berhasil diselamatkan.
Meski berhasil lolos dari serangan tersebut, Randi mengalami cedera berat pada bagian tangan. Laporan awal menyebut adanya luka robek dan patah tulang akibat serangan buaya.
BPBD dan Warga Mencari Buaya
Pasca-kejadian, BPBD Bangka Barat bersama warga melakukan pencarian terhadap buaya yang menyerang Randi.
Pencarian dilakukan sejak malam hingga pagi hari. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan buaya kembali muncul dan membahayakan masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran sungai dan kawasan muara.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar sungai, muara, rawa, maupun kawasan perairan yang menjadi habitat buaya.
Aktivitas seperti memancing yang dilakukan di tepian sungai tetap memiliki risiko apabila kawasan tersebut menjadi habitat satwa liar. Karena itu, masyarakat disarankan memperhatikan kondisi sekitar dan menghindari lokasi yang diketahui pernah menjadi tempat kemunculan buaya.
Kronologi Singkat
Baca: Pulau Rengit Kini Dialiri Listrik 24 Jam, PLTS Buka Peluang Perikanan dan UMKM
Berikut rangkaian kejadian berdasarkan informasi yang dihimpun:
- Randi, 18 tahun, bersama rekannya pergi memancing di kawasan Desa Mancung.
- Keduanya berada di sekitar aliran sungai dan muara dekat kawasan persawahan.
- Saat sedang memancing, seekor buaya tiba-tiba menyerang Randi.
- Korban berusaha melawan dan meminta pertolongan.
- Rekannya memberikan pertolongan dan membantu menarik korban ke tepian.
- Randi kemudian dibawa ke Puskesmas Kelapa.
- Karena mengalami luka serius, korban dirujuk ke rumah sakit di Pangkalpinang.
- BPBD bersama warga melakukan pencarian terhadap buaya yang menyerang korban.
Peristiwa pemuda disambar buaya saat memancing di Bangka Barat ini menjadi perhatian warga setempat. Selain karena terjadi secara tiba-tiba, korban harus mendapatkan perawatan akibat luka berat pada tangan.
Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar perairan diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama di lokasi yang diketahui menjadi habitat atau jalur kemunculan buaya.
Baca: Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4,9 Ton Logam Tanah Jarang di Pelabuhan Tanjung Kalian
Sumber: Wow Babel, informasi BPBD Bangka Barat dan keterangan kepolisian terkait kejadian di Desa Mancung, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat.
















