Jokbangka – #Viral #pencuri #sawit #dikejar #pemilik #kebun di #Bangka Tengah #menjadi #sorotan #publik #setelah #aksi kejar-kejaran #dramatis #terjadi di kawasan Desa Cambai Selatan, Kecamatan Namang, Selasa pagi (5/5/2026). Peristiwa ini sontak menarik perhatian warga karena diduga melibatkan komplotan pencuri tandan buah segar (TBS) sawit yang sudah lama meresahkan pemilik kebun.

Kasus pencurian sawit viral ini bermula saat seorang pemilik kebun berinisial F mengaku sudah lama menjadi korban pencurian buah sawit di lahannya. Ia menduga aksi pencurian tersebut dilakukan secara terorganisir karena para pelaku dinilai sangat rapi dan mengetahui waktu saat pemilik kebun tidak berada di lokasi. Kondisi ini membuat korban geram hingga memutuskan melakukan pengintaian langsung demi menangkap pelaku.
Menurut keterangan korban, pengintaian dilakukan sejak malam hari sekitar pukul 20.00 WIB hingga menjelang subuh. Meski sempat dihentikan pada pukul 04.30 WIB, salah satu rekannya tetap bersiaga memantau aktivitas mencurigakan di sekitar kebun sawit. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika sekitar pukul 06.00 WIB, korban bersama rekannya berpapasan dengan mobil pick up hitam bernomor polisi BN 8059 WE yang dicurigai membawa hasil curian sawit.
Saat hendak dihentikan, mobil pick up tersebut justru menabrak pintu kendaraan milik korban dan langsung tancap gas melarikan diri. Aksi ini memicu kejar-kejaran viral di jalan umum hingga masuk ke area perkebunan warga. Dalam pelariannya, muatan sawit yang diperkirakan lebih dari 2 ton berhamburan di sepanjang jalan Desa Jelutung sampai area kebun warga, membuat suasana semakin menegangkan.
Pengejaran berlangsung sekitar 15 menit. Meski para pelaku berhasil kabur, mereka terpaksa meninggalkan kendaraan di area kebun warga sekitar pabrik aspal Namang. Mobil pick up yang diduga digunakan untuk mengangkut hasil curian sawit itu akhirnya diamankan bersama sejumlah barang bukti lain.
Dari lokasi kejadian, tim berhasil mengamankan satu unit mobil pick up, dua alat loading buah, serta sisa muatan tandan buah segar sawit seberat sekitar 798 kilogram. Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Polres Bangka Tengah guna proses hukum lebih lanjut. Kasus pencurian sawit viral ini pun menjadi perhatian warga karena dinilai merugikan petani sawit dan mengancam keamanan hasil perkebunan masyarakat.
Maraknya kasus pencurian sawit di Bangka Belitung menjadi alarm serius bagi para pemilik kebun. Bukan hanya menimbulkan kerugian ekonomi, aksi pencurian sawit juga memicu keresahan karena diduga dilakukan secara terstruktur. Warga berharap aparat kepolisian dapat segera memburu pelaku yang kabur dan mengungkap jaringan pencurian sawit yang selama ini meresahkan masyarakat.
Kasus viral pencuri sawit dikejar pemilik kebun ini menjadi bukti bahwa tindak kriminal di sektor perkebunan masih menjadi ancaman nyata. Pemilik kebun kini dituntut lebih waspada, sementara aparat diharapkan meningkatkan patroli dan penindakan agar kasus serupa tidak terus berulang.
















