JokBangka – #Pemerintah #Provinsi #Kepulauan #Bangka Belitung (#Babel) #resmi #menetapkan #Desa #Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah, sebagai Desa Wisata Nusantara. Penetapan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus melestarikan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan bahwa pengembangan desa wisata ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kekayaan budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pesta Pantai Tudang Sipulung di Desa Batu Belubang, Minggu.
Menurutnya, status Desa Wisata Nusantara akan meningkatkan kualitas destinasi wisata yang bersih, aman, dan menarik, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan pesisir. Pengelolaan wisata berbasis masyarakat dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Baca juga; Dua Bangunan di Bangka Barat Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional 2025
“Dengan dijadikannya Desa Batu Belubang sebagai Desa Wisata Nusantara, diharapkan dapat mempererat persaudaraan masyarakat pesisir serta membawa berkah bagi para nelayan. Ini menjadi energi positif bagi pembangunan Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Hidayat Arsani.
Gubernur juga mengajak seluruh Komunitas Kekerabatan Suku (KKS) se-Kepulauan Bangka Belitung untuk bersatu dan aktif melaksanakan berbagai tradisi budaya secara bersama-sama di Desa Batu Belubang. Keterlibatan lintas komunitas ini diyakini mampu memperkuat identitas budaya daerah.
Selain itu, ia berharap masyarakat Suku Bugis di Bangka Belitung dapat berperan aktif dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Saat ini, masyarakat Desa Batu Belubang telah mulai mengoptimalkan potensi desa wisata dengan melibatkan komunitas lokal, salah satunya melalui gagasan Tarung Taruna Peduli Wisata.
Baca juga: Polres Bangka Barat Imbau Orang Tua Waspada Modus Penculikan Anak
“Saya mendukung penuh pengembangan desa wisata budaya ini. Selain melestarikan tradisi dan kebudayaan, langkah ini juga mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir,” tutupnya.
















