Jokbangka – #Komitmen #Pemerintah #Kabupaten #Bangka #dalam #menyelesaikan #persoalan #kebun #plasma dan #tanggung #jawab #sosial #perusahaan (CSR) kembali ditunjukkan oleh Bupati Bangka melalui komunikasi langsung dengan pemilik PT Gunung Maras Lestari (PT GML).

Dalam sebuah video call bersama owner PT GML, Bupati Bangka membahas sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, terutama mengenai realisasi plasma 20 persen serta pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) bagi warga di sekitar wilayah operasional perusahaan. Pertemuan virtual tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mencari solusi terbaik agar kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Plasma 20 Persen Jadi Prioritas Pembahasan
Salah satu poin utama yang dibahas dalam komunikasi tersebut adalah kewajiban penyediaan kebun plasma sebesar 20 persen sebagaimana menjadi tuntutan masyarakat di sekitar area perkebunan PT GML.
Bupati Bangka menegaskan bahwa pemerintah daerah menginginkan persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif sehingga tidak menimbulkan konflik berkepanjangan. Pemerintah berharap perusahaan dapat memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan yang berlaku sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
CSR Diharapkan Lebih Menyentuh Kebutuhan Masyarakat
Selain membahas kebun plasma, Bupati Bangka juga menyoroti pentingnya pelaksanaan program CSR yang lebih tepat sasaran.
Program tanggung jawab sosial perusahaan diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi warga di desa-desa sekitar wilayah operasional PT GML.
Pemerintah Daerah Dorong Penyelesaian Secara Kondusif
Bupati Bangka menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjadi fasilitator dalam penyelesaian persoalan antara masyarakat dan perusahaan. Seluruh pihak diharapkan mengedepankan komunikasi serta musyawarah agar solusi yang dihasilkan dapat diterima bersama.
Langkah komunikasi langsung dengan owner PT GML melalui video call dinilai menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Bangka.
Aspirasi Warga Terus Menjadi Perhatian
Isu plasma 20 persen dan pelaksanaan CSR menjadi perhatian masyarakat di sejumlah desa sekitar perkebunan PT GML. Dalam beberapa waktu terakhir, warga bersama berbagai pihak juga telah menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah maupun DPRD agar perusahaan segera merealisasikan kewajiban tersebut.
Melalui komunikasi langsung dengan pihak perusahaan, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap dapat membuka jalan menuju penyelesaian yang adil, transparan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan perkebunan.
Ke depan, pemerintah akan terus mengawal proses pembahasan tersebut agar implementasi plasma 20 persen maupun program CSR benar-benar berjalan sesuai harapan masyarakat serta ketentuan yang berlaku.















