JokBangka – #Polres #Bangka #Barat #kembali #menunjukkan #komitmen #nyata #dalam #memperkuat #ketahanan #pangan di tingkat desa melalui serangkaian kegiatan produktif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pada Kamis, 29 Januari 2026, Polres Bangka Barat melaksanakan kegiatan Panen Jagung Bersama di Desa Air Belo, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Panen ini merupakan lanjutan dari program ketahanan pangan yang dimulai dari penanaman jagung pada kuartal IV tahun 2025 di lahan Tanah Kas Desa seluas satu hektare.
Baca juga: Jadwal Puasa Ramadhan 2026, Bulan Suci Penuh Berkah

Kegiatan tersebut menegaskan peran aktif Kepolisian dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan daerah yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Lebih dari sekadar menjalankan fungsi keamanan, keterlibatan Polri bersama pemerintah desa, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Air Belo mencerminkan pendekatan kolaboratif yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Menurut Kabag SDM Polres Bangka Barat, AKP Amri, keterlibatan aparat kepolisian dalam kegiatan produktif seperti pertanian merupakan wujud dukungan nyata terhadap program pembangunan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan desa, terutama di wilayah yang memiliki potensi dan sumber daya lokal.
Baca juga: Pantai Punggur Tuing Tempat Wisata Populer
Hasil panen jagung yang mencapai sekitar 850 kilogram ini menunjukkan bahwa pengelolaan lahan desa dapat produktif apabila dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Pencapaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kemitraan antara unsur keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghasilkan manfaat nyata untuk kesejahteraan lokal.
Upaya Polres Bangka Barat ini sejalan dengan semangat program ketahanan pangan yang digagas oleh pemerintah pusat dan daerah, termasuk dukungan penanaman jagung serentak yang menjadi bagian dari strategi nasional memperkuat kemandirian pangan. Kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan produktif pertanian juga telah dilakukan sebelumnya melalui berbagai program, seperti penanaman jagung di lahan kritis yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat desa.
Partisipasi aktif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak yang paling dekat dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung pemanfaatan lahan produktif. Kontribusi ini tidak hanya membantu meningkatkan ketersediaan pangan lokal, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya peran serta dalam menjaga ketahanan pangan keluarga dan desa.
Baca juga: Aktivitas Penambangan Timah Ilegal di Tahura Bukit Menumbing Kembali Muncul
Sinergi yang terus dibangun menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Polres Bangka Barat berharap bahwa upaya kolaboratif ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bangka Barat maupun wilayah lainnya di Indonesia.
















