Jokbangka – #Bangka Barat, #Sabtu (10/1/2026) — #Sebuah #kecelakaan #lalu #lintas #tragis #terjadi di #ruas #jalan #nasional di #Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, yang melibatkan sebuah truk bermuatan kelapa sawit dan sebuah mobil minibus Nissan Serena. Insiden ini menyebabkan satu penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP), sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka dan dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Baca juga: Drama Pencarian Nelayan Hilang di Laut Bangka Barat: SAR, BPBD, dan Cuaca Ekstrem Jadi Kendala

Kronologi Kejadian
Kecelakaan terjadi saat mobil Nissan Serena yang datang dari arah Pangkalpinang menuju Mentok berusaha mendahului kendaraan di depannya. Pada saat bersamaan, truk bermuatan kelapa sawit melaju dari arah berlawanan sehingga terjadi tabrakan frontal yang hebat antara kedua kendaraan tersebut.
Petugas kepolisian segera datang ke lokasi untuk mengamankan TKP, mengevakuasi korban, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas karena lokasi kejadian merupakan jalur utama dengan volume kendaraan yang cukup padat.
Baca juga: Pemkab Bangka Selatan Salurkan Bantuan Modal dan Peralatan ke 70 UMKM, Dorong Usaha Mikro Naik Kelas
Korban dan Kondisi di TKP
Korban yang meninggal dunia di TKP adalah Muliandy Nasution (32), warga Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, yang merupakan salah satu penumpang mobil minibus. Korban mengalami cedera kepala berat dan luka robek di bagian kepala serta bahu kanan, sehingga dinyatakan meninggal di tempat.
Pengemudi mobil, Anisul Hakimi, mengalami luka berat pada kepala serta patah pada kaki kanan dan kiri, sementara pengemudi truk bernama Ishariansyah (46) hanya mengalami luka ringan pada pergelangan mata kanan.
Reaksi dan Cerita Warga Sekitar
Seorang saksi warga, Atina (56), mengatakan bahwa ia sedang memasak di rumah ketika tiba-tiba mendengar suara benturan keras “Brak” dan langsung keluar rumah untuk melihat kejadian. Ia melihat kedua kendaraan telah mengalami kerusakan berat dan banyak warga serta tim evakuasi berkumpul di lokasi.
Warga lainnya, Edi Sugirin (60) yang berada sekitar 800 meter dari kejadian, juga mendengar suara tabrakan disertai hujan. Ia membantu proses evakuasi korban yang masih terjebak di dalam mobil dengan cara menarik rangka kendaraan.
Atina bahkan sempat memberikan pertolongan pertama kepada sopir truk dengan memberi air gula dan telur ayam sebelum bantuan datang.
Penanganan Petugas dan Arus Lalu Lintas
Baca juga: Banjir Parah di Lubuk Besar Bangka Tengah, Puluhan Rumah Terendam Air
Polres Bangka Barat bersama Satuan Lalu Lintas segera melakukan pengamanan lokasi setelah menerima informasi kejadian. Petugas juga mengevakuasi korban dan mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang di ruas jalan nasional tersebut.
















