JokBangka – #Bangka Barat, #Kepulauan #Bangka Belitung – #Kepolisian #Resor #Bangka Barat, #Polda #Kepulauan #Bangka Belitung #resmi #merilis #peta lokasi rawan serangan buaya di wilayahnya sebagai langkah antisipasi dan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi serangan satwa liar ini. Peta itu mencakup puluhan titik di enam kecamatan yang diprediksi menjadi habitat atau jalur lintasan buaya berdasarkan data patroli dan laporan warga.
Baca juga: 33 Remaja Terjaring Razia di Toboali, Satu Positif Narkoba dan Dua Bawa Sajam

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan pemetaan dilakukan untuk memberi informasi yang transparan sekaligus mendorong masyarakat bersama-sama mencegah insiden serangan buaya. Berdasarkan data, sebagian besar titik berada di sepanjang sungai, kolong (kolam bekas tambang timah), pesisir, dan hutan bakau.
Lokasi Rawan Serangan Buaya di Enam Kecamatan
Peta rawan buaya di Bangka Barat mencakup titik lokasi sebagai berikut:
- Kecamatan Mentok: Pantai Baturakit, Kolong Jep, Pantai Tembelok, Pantai Peltim, Kolong PDAM Dusun Terabek, Sungai Dusun Sukal Desa Belolaut.
- Kecamatan Simpangteritip: Aliran Sungai Desa Peradong, Berang, Mayang.
- Kecamatan Kelapa: Sungai Butun, Sungai Belit, Sungai Rangkui, Sungai Kayu Arang, Sungai Mancung, Sungai Limang, Sungai Dusun Payak, Dermaga Pusuk hingga perairan Pulau Mentubung, serta aliran sungai area persawahan.
- Kecamatan Tempilang: Kawasan perkebunan sawit, Kolong Bait, Sungai Penyampak, Sungai Tanjungniur, Hutan Bakau Berembang, Pantai Pasir Kuning.
- Kecamatan Jebus & Parittiga: Sungai Kendung, Sungai Pancur, Sungai Antan, Sungai Bunut, kolong bekas tambang, hingga Pantai Tanjung Ru.
Baca juga: Ledakan Drone Kamikaze Warnai Latihan Pertahanan Pantai TNI AL
Polres Bangka Barat menyatakan akan melakukan pemetaan ulang secara berkala sesuai kondisi di lapangan untuk memastikan informasi tetap akurat dan up to date.
Imbauan dan Perlindungan Warga
Masyarakat diimbau tidak mandi, berenang, atau beraktivitas di titik-titik yang telah dipetakan sebagai rawan buaya. Jika ada warga melihat kemunculan buaya atau tanda-tanda keberadaan satwa buaya di sungai, kolong, atau pesisir, segera laporkan lewat Call Center Kepolisian 110, yang tersedia 24 jam tanpa biaya.
Respons cepat dari warga sangat membantu aparat dalam mengambil langkah penanganan yang tepat dan cepat demi keselamatan bersama.
Baca: PT Timah Dukung Penerapan Harga Pokok Minimum (HPM) Timah untuk Cegah Perang Harga
Insiden Serangan Buaya Baru-baru Ini
Beberapa hari sebelum peta dirilis, terjadi insiden warga Bangka Barat diserang buaya di kawasan kolong dekat rumahnya. Korban yang diketahui bernama Karmin (49) selamat setelah mendapat perawatan medis, namun peristiwa ini menjadi pengingat meningkatkan kewaspadaan di daerah rawan.
















