#JOKBANGKA – Puluhan #remaja terjaring #razia yang digelar jajaran #Polres Bangka Selatan saat Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Kecamatan Toboali, Sabtu (14/2/2026) malam. Dalam operasi tersebut, tiga orang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, terdiri dari dua remaja yang membawa senjata tajam dan satu remaja yang dinyatakan positif narkotika.
Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan KRYD merupakan kegiatan kepolisian yang bertujuan meningkatkan dan memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sekaligus memberikan rasa aman bagi warga, khususnya di wilayah Kecamatan Toboali. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta kenakalan remaja yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Baca juga: Ledakan Drone Kamikaze Warnai Latihan Pertahanan Pantai TNI AL
“KRYD dilakukan guna pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Khususnya dalam mengantisipasi tindak pidana narkotika, kenakalan remaja serta geng motor,” kata dia kepada Bangkapos.com, Minggu (15/2/2026).
Agus Arif Wijayanto membeberkan kegiatan diawali dengan apel kesiapan di halaman Polres Bangka Selatan sebagai bentuk pengecekan personel dan penegasan tugas di lapangan. Usai apel, personel dibagi menjadi dua tim patroli yang menggunakan kendaraan dinas roda dua dan roda empat. Patroli menyisir sejumlah ruas jalan dan titik keramaian termasuk tempat hiburan malam (THM). Dengan rute Polres Bangka Selatan–Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Dusun Parit 9.

Sasaran utama KRYD meliputi titik-titik rawan peredaran narkotika, lokasi berkumpulnya anak-anak muda, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya seperti aktivitas geng motor. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan situasi, pemeriksaan terhadap individu yang dicurigai, serta memberikan imbauan kamtibmas. Di Jalan Jenderal Sudirman kawasan Kolong Bakung, personel Satres Narkoba Polres Bangka Selatan melakukan pemeriksaan urine terhadap dua orang pemuda yang ditemukan saat patroli. Dari hasil pemeriksaan, keduanya dinyatakan negatif narkotika.
Baca: PT Timah Dukung Penerapan Harga Pokok Minimum (HPM) Timah untuk Cegah Perang Harga
TES URINE — Petugas Polres Bangka Selatan melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap sejumlah remaja saat KRYD di salah satu lokasi hiburan malam di Kecamatan Toboali, Sabtu (14/2/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan dua remaja yang membawa senjata tajam dan satu remaja dinyatakan positif narkotika. (Istimewa/ Dok Budi)
“Pemeriksaan serupa juga dilakukan terhadap lima orang pemuda di Jalan Dusun Parit 9, Kecamatan Toboali, dengan hasil seluruhnya negatif,” jelas Kapolres.
Sementara itu, tim patroli lainnya menemukan 26 orang anak-anak dan remaja yang sedang berkumpul di depan showroom Yamaha. Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas mendapati dua orang remaja membawa senjata tajam. Kedua remaja tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Bangka Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan satu remaja lainnya diberikan pembinaan di tempat dan diarahkan untuk segera pulang ke rumah masing-masing.
Hasil pemeriksaan lanjutan berupa tes urine terhadap dua remaja yang diamankan menunjukkan satu orang positif mengandung methamphetamine dan amphetamine. Terkait temuan tersebut, Satresnarkoba Polres Bangka Selatan langsung berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka Selatan untuk penanganan selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Penemuan Mayat Terdampar di Pantai Desa Sebagin Bangka Selatan, Kepala Tinggal Tengkorak
“Total ada 33 orang yang terjaring razia. Satu orang dinyatakan positif narkotika dan dua orang membawa senjata tajam,” paparnya.
Kendati demikian kata Agus Arif Wijayanto, pelaksanaan KRYD akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Kepolisian berharap kesadaran serta kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin meningkat. Sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kondusifitas wilayah.
“Secara keseluruhan, pelaksanaan KRYD di wilayah Kabupaten Bangka Selatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ucap Agus.
















