Jokbangka – BANGKA BARAT – #Prestasi #membanggakan #kembali #ditorehkan #petani #durian lokal di #Provinsi #Kepulauan #Bangka Belitung. Durian Bebek asal Desa Beruas, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, sukses dinobatkan sebagai durian terbaik dalam Kontes Durian Lokal Bangka Belitung 2026, meski baru pertama kali mengikuti ajang bergengsi tersebut.

Baca: Bocah 3 Tahun Tewas Tenggelam di Kolong Bekas Tambang Simpang Perlang
Keberhasilan ini menjadi kejutan sekaligus bukti bahwa Bangka Belitung masih memiliki banyak varietas durian lokal unggulan yang belum banyak dikenal masyarakat luas. Penampilan perdana Durian Bebek di arena kontes langsung mencuri perhatian dewan juri berkat cita rasa, aroma, tekstur, dan kualitas buah yang dinilai unggul dibandingkan peserta lainnya.
Kontes Durian Lokal Bangka Belitung 2026 digelar di Lapangan Bola Desa Pelangas, Kabupaten Bangka Barat, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam melestarikan plasma nutfah durian lokal sekaligus mencari varietas unggulan yang memiliki potensi dikembangkan secara nasional.
Ajang tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah di Bangka Belitung yang membawa durian terbaik hasil budidaya maupun pohon induk lokal. Persaingan berlangsung ketat karena setiap buah dinilai berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari bentuk, ketebalan daging, warna, tekstur, aroma, rasa hingga kualitas biji.
Meski baru pertama kali tampil dalam kompetisi resmi tingkat provinsi, Durian Bebek berhasil keluar sebagai Juara 1, mengungguli berbagai varietas durian lokal lainnya yang telah lebih dulu dikenal masyarakat. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Desa Beruas sekaligus Kabupaten Bangka Barat.
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menegaskan bahwa penyelenggaraan kontes tidak hanya bertujuan mencari durian dengan kualitas terbaik, tetapi juga mengidentifikasi pohon induk unggulan yang nantinya dapat dikembangkan menjadi varietas nasional. Lima durian terbaik hasil kontes direncanakan akan diusulkan sebagai varietas unggul nasional kepada Kementerian Pertanian sebagai bentuk perlindungan sekaligus pengembangan sumber daya genetik lokal.
Bupati Bangka Barat turut mengapresiasi pelaksanaan kontes yang berlangsung di Desa Pelangas. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan durian lokal Bangka Belitung ke tingkat nasional, meningkatkan nilai ekonomi petani, memperkuat sektor agrowisata, sekaligus menjaga kelestarian plasma nutfah daerah.
Keberhasilan Durian Bebek juga menjadi motivasi bagi para petani durian di Bangka Belitung untuk terus merawat pohon-pohon durian lokal yang memiliki karakteristik unik dan kualitas premium. Dengan semakin dikenalnya varietas asli daerah, peluang pengembangan usaha pertanian dan wisata berbasis durian diyakini akan semakin besar di masa mendatang.
Prestasi ini membuktikan bahwa kekayaan hayati Bangka Belitung masih menyimpan banyak potensi yang layak dikembangkan. Durian Bebek dari Desa Beruas kini menjadi salah satu ikon baru durian unggulan daerah yang diharapkan mampu mengangkat nama Bangka Belitung di tingkat nasional bahkan internasional.















