JokBangka – #Bank #Indonesia (BI) #melaporkan #bahwa #tingkat #inflasi di #Provinsi #Kepulauan #Bangka Belitung #berhasil #tumbuh #lebih #rendah dibandingkan dengan angka inflasi nasional dalam periode terbaru. Capaian ini menunjukkan efektivitas pengendalian harga dan strategi stabilisasi di tingkat regional yang masih berada dalam target inflasi nasional yang ditetapkan, meskipun beberapa komoditas kebutuhan pokok mengalami tekanan harga yang mempengaruhi dinamika pasar lokal.

Bank Indonesia mencatat bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat inflasi sebesar 0,55 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), angka yang dinilai lebih rendah dibandingkan tren inflasi nasional dalam periode yang sama. Angka ini menunjukkan bahwa tekanan harga di Bangka Belitung masih terkendali dan sesuai dengan target inflasi nasional Bank Indonesia.
Baca juga: Pencegahan Virus PPR dan Nipah di Bangka Belitung
Pencapaian inflasi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk dinamika harga komoditas pangan tertentu yang mengalami fluktuasi. Meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, pertumbuhan inflasi di wilayah tersebut tetap berada di bawah rata-rata nasional. BI menilai pengendalian harga kebutuhan pokok dan strategi stabilisasi di tingkat daerah berkontribusi terhadap tercapainya angka inflasi yang relatif rendah tersebut.
Dengan capaian inflasi yang lebih rendah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi salah satu contoh wilayah yang berhasil menahan laju kenaikan harga, sehingga berada dalam kisaran target inflasi nasional yang ditetapkan Bank Indonesia, yaitu sekitar 2,5 ± 1 persen per tahun.
Artikel ini membahas lebih lanjut bagaimana Bank Indonesia memantau perkembangan inflasi regional dan upaya pengendalian harga yang dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi di tingkat provinsi.
















