JokBangka – #Sebuah #tongkang #yang #kandas dan #terdampar di #Pantai #Pesaren, #Desa #Bintet, #Kecamatan #Belinyu, #Kabupaten #Bangka, pada Minggu (25/1/2026), akhirnya diketahui asal-usul serta tujuan pelayarannya.
Kepala Wilayah Kerja Pelabuhan Belinyu Kantor KSOP Pangkalbalam, Ferdi, mengungkapkan bahwa tongkang tersebut bernama TK Citra 3003. Tongkang itu diketahui tengah melakukan pelayaran dari Batam menuju Pontianak, Kalimantan Barat.
Baca juga: Pelestarian Alam dan Warisan Sejarah

Ferdi menjelaskan, TK Citra 3003 ditarik oleh tugboat Citra 05 dan telah mengantongi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) sebelum memulai perjalanan laut.
āTongkang tersebut ditarik oleh tugboat Citra 05 sesuai dengan Surat Persetujuan Berlayar yang dikeluarkan,ā ujar Ferdi kepada Bangkapos.com, Minggu malam.
Baca juga: PT Timah Tbk Serahkan Bantuan untuk Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Ferdi menduga tongkang tersebut kandas akibat cuaca buruk yang terjadi saat pelayaran. Dalam kondisi tersebut, awak kapal tugboat memutuskan untuk melepaskan tali penarik tongkang demi mengutamakan keselamatan.
āCuaca saat itu tidak memungkinkan. Kru kapal tugboat memilih mencari lokasi aman terlebih dahulu. Sementara tongkang dilepas di perairan yang dianggap aman,ā jelasnya.
Langkah tersebut, lanjut Ferdi, dilakukan untuk menghindari risiko yang lebih besar dan memastikan keselamatan awak kapal. Diketahui, jumlah kru tugboat Citra 05 sebanyak 10 orang, dan seluruhnya dalam kondisi selamat.
Saat ini, tugboat beserta kru kapal diketahui sedang berlabuh dan berlindung sementara di sekitar perairan Pantai Putat, Belinyu, sambil menunggu proses evakuasi lebih lanjut.
āUntuk sementara berlabuh dan berlindung di sana sambil menunggu bantuan evakuasi,ā tuturnya.
Ferdi juga menegaskan bahwa tongkang TK Citra 3003 yang kandas tersebut tidak bermuatan atau dalam kondisi kosong. Proses evakuasi akan segera dilakukan setelah adanya konfirmasi dari pihak pemilik kapal serta kesiapan peralatan pendukung untuk menarik kembali tongkang agar dapat mengapung.
āMasih menunggu konfirmasi dari owner kapal dan kesiapan peralatan evakuasi,ā katanya.
Sementara itu, pihak KSOP bersama unsur terkait dan masyarakat setempat telah mengambil langkah antisipatif untuk mencegah tongkang hanyut terbawa arus. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengikat tongkang ke pohon-pohon di sekitar pantai.
āInformasi terbaru, pemilik kapal sudah menunjuk pihak keagenan kapal yang akan mengurus petugas jaga di lokasi,ā imbuh Ferdi.
Sebelumnya diberitakan, sebuah tongkang berwarna hitam dengan garis oranye terang pada bagian atasnya ditemukan terdampar di kawasan pesisir Pantai Pesaren, Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Pada sisi badan tongkang terlihat tulisan CITRA berwarna putih, serta tulisan CITRA 3003 BATAM di bagian belakang.
Baca juga: Angin Kencang Terjang Mentok Bangka Barat
Penemuan tongkang terdampar tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga setempat pada Minggu pagi (25/1/2026), dengan kondisi tali tongkang terlihat menjuntai ke arah laut di bagian depan kapal.
















