JokBangka — #Seorang #nelayan di #Kabupaten #Bangka, #Kepulauan #Bangka Belitung, #dilaporkan #hilang #saat #melaut dan #hingga #kini #masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. Operasi pencarian bahkan telah memasuki hari ketiga, namun korban belum ditemukan.
Baca juga: Honda Babel Hadirkan Event Kreatif dan Menghibur di Belitung

Nelayan bernama Rusli (70), warga Kampung Nelayan 1 Sungailiat, dilaporkan hilang ketika pergi melaut seorang diri pada Sabtu, 7 Maret 2026. Tim SAR dari berbagai unsur terus melakukan upaya pencarian intensif di perairan sekitar Sungailiat untuk menemukan korban beserta perahu miliknya.
Kronologi Nelayan Bangka Hilang Saat Melaut
Menurut keterangan dari Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, Rusli berangkat melaut pada pukul 03.00 WIB dari Dermaga Nelayan 1 Sungailiat. Ia menuju area perairan Karang Berindu untuk mencari ikan.
Biasanya, korban kembali ke dermaga sekitar pukul 12.00 WIB pada hari yang sama. Namun hingga sore hari, Rusli tidak kunjung kembali sehingga menimbulkan kekhawatiran dari pihak keluarga.
Seorang saksi yang merupakan tetangga korban sempat melihat perahu Rusli berada di sekitar wilayah antara Karang Kranas dan Karang Berindu. Sejak saat itu, korban tidak lagi terlihat.
Keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian mandiri bersama sejumlah nelayan setempat, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Baca juga: Pria Tewas di Desa Kota Kapur Diduga Jatuh dari Motor, Terpental 5 Meter dari Jalan Aspal
Stok BBM Terbatas, Keluarga Laporkan ke Basarnas
Setelah pencarian awal tidak membuahkan hasil, keluarga korban memutuskan melapor ke Kantor SAR Pangkalpinang. Salah satu pertimbangan laporan tersebut adalah karena persediaan bahan bakar perahu milik Rusli diketahui hanya tersisa sekitar 5 liter.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Basarnas dengan mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian di kawasan Pantai Teluk Uber.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas dan unsur relawan langsung melakukan penyisiran di area perairan sekitar lokasi hilangnya korban.
Pencarian Hari Ketiga Difokuskan di Area Karang
Memasuki hari ketiga operasi pencarian, tim SAR terus berupaya memaksimalkan pencarian dengan mempersempit area pencarian. Penentuan lokasi pencarian dilakukan berdasarkan analisis arus laut serta titik terakhir korban terlihat.
Tim SAR juga memfokuskan pencarian di kawasan karang di sekitar lokasi kejadian. Dalam operasi ini, dua unit perahu karet (rubber boat) dikerahkan untuk menyisir perairan tersebut secara intensif.
Selain Basarnas, pencarian juga melibatkan unsur SAR gabungan serta nelayan setempat yang membantu memantau kondisi di sekitar perairan Sungailiat.
Harapan Korban Segera Ditemukan
Hingga hari ketiga pencarian, keberadaan Rusli maupun perahu kolek miliknya masih belum ditemukan. Tim SAR berharap operasi pencarian dapat segera membuahkan hasil sehingga korban dapat ditemukan.
Baca juga: Pemprov Babel dan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panik
Pihak Basarnas juga mengimbau masyarakat, terutama nelayan yang melaut di sekitar perairan Sungailiat, untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban atau perahu miliknya.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan berbagai metode pencarian hingga ada perkembangan terbaru mengenai keberadaan nelayan yang dilaporkan hilang tersebut.














